Jumat, 06 Februari 2015

PERAN TIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN



PERAN TIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN


TIK mempunyai peran yang luar biasa dalam bidang pendidikan. Berbagai perangkat lunak seperti microsoft office atau Open Office memudahkan para pelajar dalam mengerjakan tugas, seperti laporan praktikum dan artikel, juga ketika mempresentasikan tugas di kelas. Untuk jenjang sekolah menengah pertama dan sekolah menengah akhir software di atas sudah mulai dipraktikan di sekolah dari yang negeri sampai swasta, di jenjang sekolah dasarpun sudah mulai para guru mengajarkan dan menerapkan software tersebut yang biasanya digunakan untuk pengumpulan tugas, walau terkadang orang tua dari anak tersebut yang mengambil alih tugas tersebut.

Sekarang di sekolah-sekolah baik di negeri maupun di sekolah sudah terdapat proyektor di kelas masing-masing, fasilitas laboratorium komputer juga mulai difungsikan kembali dengan difasilitasi internet. Ini bukti bahwa di dunia pendidikan khususnya dari pihak sekolah dan staf guru sudah mulai melek teknologi, dengan adanya fasilitas berupa proyektor ini dapat meningkatkan kreatifitas para guru dalam menyediakan materi yang menarik dengan berupa gambar animasi, film, atau video yang dibuat sendiri atau mendowndload dari web sesuai dengan materi yang akan disampaikan sehingga dalam proses pembelajaran siswa merasa senang, tidak monoton, dan dapat menciptakan suasana menyenangkan selama proses pembelajaran.

Sistem pembelajaran berbasis multimedia dapat memudahkan siswa, dalam mata pelajaran yang menurut mereka sulit seperti  mata pelajaran Matematika, Fisika, dapat dibuat menjadi lebih sederhana dan menarik membuat siswa mudah memahami pelajaran tersebut, dengan membuat kuis atau game-game edukasi untuk siswa sebagai bentuk evaluasi.

Dengan kemajuan teknologi di abad 21 ini, TIK memberikan peranan juga dalam menciptakan pembelajaran jarak jauh seperti E-Learning atau Blandeed Learning, dengan adanya komputer yang difasilitasi internet guru dan siswa dapat melaksanakan belajar mengajar di tempat yang berbeda dan tidak selalu di kelas, dengan blandeed learning siswa juga bisa berinteraksi dengan guru tersebut seperti menggunakan software Skype walaupun guru dan siswa di tempat yang berbeda siswa masih dapat melakukan sesi tanya jawab atau diskusi bersama guru tersebut.

E-Learning semakin berkembangan di lihat dari sifatnya E-Learning berkembang menjadi dari M-Learning (Mobile Learning) - U-Learning (Ubiquitous learning). dengan M-Learning para siswa dan pengajar semakin mudah mengakses ilmu dan informasi melalui gadget dan smartphone yang kita miliki kita juga dapat melakukan proses belajar mengajar yang terhubung dengan internet, U-Learning juga sama seperti e-learning dan m-learning tetapi u-learning ini jangkauannya lebih luas, jika siswa kegiatannya dengan komputer dan smartphone mereka digunakan di satu kelas atau di dalam ruangan, u-learning dapat mengakses semua informasi dan dapat mengikuti proses belajar mengajar di mana saja guru di tempat yang berbeda begitupun para siswanya di tempat yang berbeda-beda juga jadi tidak ada batasan di suatu tempat.

Walaupun sekarang teknologi sudah semakin maju dan berkembang khususnya di dalam dunia pendidikan, kita telah sepakati bahwa peran seorang guru tidak akan bisa tergantikan, melihat berbagai penilaian dalam proses pembelajaran bukan hanya di nilai dari aspek kognisi saja, maka peran guru ini masih sangat dibutuhkan untuk menananmkan nilai-nilai moiral serta spiritual untuk para siswanya, yang harus memberikan contoh serta bimbingan. Peran orang tua juga sangat dibutuhkan demi mencerdaskan anak dan berakhlakul karimah. 

TIK bisa merubah prilaku atau sikap seseorang tergantung dalam penggunaannya, seperti yang dikatakan Dr. Khaerudin, M.Pd, TIK itu bagai 2 belah ujung pisau jika pisau itu digunakan oleh seorang pembunuh maka pisau itu bisa membunuh, tetapi jika pisau itu digunakan oleh seorang koki maka pisau itu dapat menciptakan makanan yang enak. Jadi jika penggunaan TIK secara positif, video atau film yang baik dan dilakukan secara intensif maka tidak bisa dipungkiri anak bisa beubah prilaku, sikap bahkan bahasnya bisa menjadi baik dan lebih baik dengan bimbingan orang tua juga, tetapi jika negatif maka yang terjadi adalah sebaliknya anak-anak bisa melakukan hal-hal negative bisa bersikap dan bertutur kata yang kasar.

Gunakan TIK ini sebagai sesuatu yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain tempatkan peran TIK sesuai dengan fungsi dan peranannya baik dalam pendidikan atau komunikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar